Sidakkal Ramai! Kolaborasi Budaya Pukau Masyarakat di Momen Hari Lahir Pancasila
PADANGSIDIMPUAN – Suasana Kelurahan Sidakkal, Kota Padangsidimpuan, mendadak semarak dan penuh magis. Dentuman seni musik gamelan yang berpadu dengan atraksi seni Jaran Kepang dan tari Jawa sukses dan mampu menghipnotis masyarakat yang meramaikan lokasi acara syukuran putri dari Bapak Hendry. (01 Juni 2026)
Kehadiran Sanggar Langen Budi Utomo dan Sanggar Tri Laras bersama organisasi Paguyuban DPD Krida Manunggal Budaya (KMB) Sumut Padangsidimpuan benar-benar menjadi magnet yang membuktikan bahwa akar budaya tetap kokoh di tanah Padangsidimpuan.
Masyarakat Bangga dengan Warisan Leluhur
Antusiasme masyarakat terlihat jelas di lokasi acara. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Pak Habil, mengaku sangat terkesan dan merasa bangga melihat kesenian tradisional kembali mendapat tempat dan tampil di wilayah Kelurahan Sidakkal.
"Saya pribadi sangat bangga dan kagum melihat penampilan anak-anak sanggar hari ini. Ini adalah bukti bahwa budaya kita tidak akan hilang selama kita masih mau mengapresiasinya. Semoga kegiatan seperti ini terus ada di Kelurahan Sidakkal, supaya anak cucu kita nantinya masih bisa melihat dan mengenal kesenian tradisional ini," ujar Pak Habil dengan penuh harapan.
Hendry, selaku tuan rumah, menegaskan bahwa keputusannya menghadirkan kesenian ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap warisan leluhur. "Kesenian budaya ini adalah tontonan yang sudah ada sejak zaman dahulu hingga sekarang. Sudah sepatutnya kita menjaga keberadaannya dengan melibatkan kesenian di berbagai acara, apalagi di setiap penampilan kesenian ini usaha usaha masyarakat bisa turut menjajakan dagangannya" tuturnya.
Apriyadi Syahputra, pengurus Sanggar Langen Budi Utomo, pun menyampaikan rasa terima kasihnya. "Dukungan Hendry dan masyarakat Kelurahan Sidakkal adalah napas bagi kami. Ini adalah bahan bakar bagi para seniman untuk terus menjaga marwah seni tari dan gamelan kita," ungkapnya.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2026, acara ini menjadi momentum refleksi bagi organisasi. Wahyu Diyono, S.Pd. Gr., selaku Pengurus Utama Organisasi Paguyuban Krida Manunggal Budaya Sumut Padangsidimpuan yang juga ketua Sanggar Tri Laras Padangsidimpuan, menilai antusiasme minat masyarakat Kelurahan Sidakkal yang luar biasa ini adalah indikator positif.
"Melihat antusiasme minat masyarakat yang begitu ramai, kami semakin yakin bahwa budaya adalah pemersatu bangsa. Kesuksesan dan kemampuan acara di Kelurahan Sidakkal ini akan menjadi tolak ukur bagi kita di organisasi untuk merumuskan agenda kebudayaan yang lebih berkelanjutan di masa depan," tendas Wahyu Diyono.
Keberhasilan kolaborasi antara seniman dan masyarakat di Kelurahan Sidakkal Padangsidimpuan ini menjadi pesan kuat bahwa kearifan lokal akan terus hidup dan berkembang selama masyarakatnya bahu-membahu dalam merawat tradisi.
Sidakkal Ramai! Kolaborasi Budaya Pukau Masyarakat di Momen Hari Lahir Pancasila


Tidak ada komentar:
Posting Komentar